jabar.jpnn.com, DEPOK - Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat mengatakan pemerintah mengerahkan seluruh kekuatan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan.
Menurut Jumhur, penanganan karhutla melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, hingga instansi kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup.
“Semua kekuatan, mulai dari TNI, Polri, BNPB, pemerintah daerah, kehutanan hingga Kementerian Lingkungan Hidup. Semua kerja untuk memadamkan dulu,” ujar Jumhur, Kamis (27/8).
Ia menyebut pemerintah terus menerima laporan perkembangan penanganan karhutla dari lapangan. Sejumlah titik kebakaran, kata dia, juga telah berhasil dipadamkan.
Meski fokus utama saat ini adalah pemadaman, pemerintah memastikan langkah penegakan hukum terhadap pihak yang diduga berkaitan dengan karhutla tetap dilakukan.
Jumhur mengungkapkan, terdapat tujuh perusahaan yang diduga memiliki keterkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan akan dikenai tindakan penyegelan dalam pekan ini.
“Kalau enggak salah minggu ini ada tujuh perusahaan yang akan disegel,” kata dia.
Jumhur menambahkan, tujuh perusahaan tersebut dinilai memiliki indikasi keterkaitan yang cukup kuat dengan peristiwa karhutla.



















































