jatim.jpnn.com, TRENGGALEK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek mencatat delapan bangunan mengalami kerusakan ringan akibat gempa bermagnitudo 6,4 yang berpusat di tenggara Kabupaten Pacitan, Jumat (6/2) dini hari.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Stefanus Triadi mengatakan dari total bangunan terdampak tersebut, terdiri atas tujuh rumah warga dan satu balai desa.
“Berdasarkan pendataan sementara, terdapat tujuh rumah warga dan satu balai desa yang mengalami kerusakan ringan,” kata Stefanus.
Dia menjelaskan dampak gempa tersebar di empat desa pada empat kecamatan, yakni Kecamatan Bendungan, Suruh, Munjungan, dan Tugu.
Di Kecamatan Bendungan, Desa Botoputih, kerusakan terjadi pada tiga rumah warga di Dusun Krapyak dan Barupetak, berupa retak pada dinding serta ambrol sebagian atap bangunan.
Sementara itu, di Kecamatan Suruh, Desa Suruh, dua rumah warga di Dusun Jatirejo dilaporkan mengalami kerusakan berupa tembok ambrol.
Di Kecamatan Munjungan, Desa Masaran, satu rumah warga mengalami kerusakan pada bagian dinding. Sedangkan di Kecamatan Tugu, Desa Winong, satu rumah warga mengalami kerusakan pada tembok dan atap.
Selain itu, tembok Balai Desa Winong juga dilaporkan roboh akibat guncangan gempa.
Stefanus menambahkan, mayoritas bangunan yang terdampak merupakan bangunan lama yang secara struktur tidak lagi kuat menahan guncangan.

















































