jpnn.com, JAKARTA - TEH merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi. Salah satu jenis teh yang populer adalah teh matcha.
Matcha adalah jenis teh hijau yang diproduksi dari tanaman yang sama dengan teh 'biasa' – Camellia sinensis.
Awalnya disajikan pada upacara minum teh di Jepang, teh matcha kini tersedia secara luas dan digunakan dalam industri makanan dan memasak.
Perbedaan tampilan, rasa, dan profil nutrisi matcha dengan teh hitam disebabkan oleh cara penanaman dan produksinya yang berbeda.
Tanaman ditutupi dengan tikar bambu selama sebagian besar masa pertumbuhan, yang meningkatkan jumlah klorofil pada daun dan menghasilkan warna hijau cerah yang menjadi ciri khasnya.
Terbuat dari bagian tanaman yang paling muda dan segar, daun dikukus untuk mempertahankan warna dan nutrisinya, kemudian dikeringkan menggunakan mesin tencha-ro khusus.
Batang dan urat dari "tencha" yang tersisa dibuang dan daun digiling menjadi bubuk halus.
Ini berarti ketika kita menikmati secangkir matcha, kita mengonsumsi seluruh daunnya, bukan hanya infus daunnya.




















































