jpnn.com, BOGOR - Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil, mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperkuat spiritualitas melalui interaksi dengan Al-Qur’an.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kajian “Bahagia Bersama Al-Qur'an” yang digelar Fansha Institute di Masjid Ibnu Khaldun, Kampus UIKA Bogor, beberapa waktu lalu.
Dalam sambutannya, dia menegaskan Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kesempatan untuk menyucikan diri dan memperbaiki kualitas keimanan.
“Kedatangan bulan Ramadan adalah kesempatan emas untuk kita semua, terutama untuk ‘cuci gudang’ dosa. Sebagaimana janji Allah, barang siapa yang menjalankan shaum Ramadan dengan iman dan kesungguhan, insyaallah dihapuskan dosa-dosanya yang lalu,” ujar Adityawarman.
Dia juga mengingatkan pentingnya niat dan persiapan mental sejak dini agar Ramadan menjadi perjalanan spiritual yang lebih bermakna dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Adityawarman mengapresiasi Fansha Institute atas penyelenggaraan kajian tersebut. Menurutnya, bekal spiritual sangat diperlukan agar interaksi dengan Al-Qur’an tidak hanya sebatas membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan isinya.
Dia turut menyoroti meningkatnya semangat umat Islam dalam membaca Al-Qur’an selama Ramadan.
“Mungkin di luar Ramadan membaca satu juz saja sulit, tapi di bulan suci ini, tiba-tiba kita bisa membaca dua hingga lima juz. Semoga keberkahan Al-Qur'an melimpah bagi kita semua, keluarga, serta seluruh masyarakat Kota Bogor,” katanya.




















































