jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Jawa Barat menyiapkan sejumlah program dalam kepengurusan periode kedua.
Salah satunya menghadirkan destinasi kuliner baru berupa Food Hub yang akan mengumpulkan restoran-restoran legendaris dan ikon kuliner Kota Bandung dalam satu kawasan.
Ketua AKAR Jawa Barat Arif Maulana mengatakan, Food Hub tersebut dirancang bukan sekadar sebagai pusat kuliner, tetapi juga destinasi wisata baru yang dapat menjadi ruang bertemunya pelaku usaha kuliner, wisatawan, komunitas, hingga masyarakat.
"Kami ingin membuat destinasi baru, membuat Food Hub, mengumpulkan restoran legendaris Bandung dalam satu kawasan," kata Arif saat ditemui di Bandung, Jumat (28/8/2026).
Menurut dia, konsep Food Hub akan diisi dengan komposisi restoran yang beragam. Sekitar 50 persen di antaranya merupakan restoran legendaris, 25 persen restoran yang menjadi ikon Kota Bandung, dan 25 persen sisanya merupakan restoran kekinian.
Konsep tersebut diharapkan dapat menghadirkan pengalaman kuliner yang lengkap bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.
Tidak hanya menyajikan makanan, kawasan Food Hub juga direncanakan memiliki fasilitas pendukung berupa ampiteater yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan budaya dan komunitas di Bandung.
"Kami juga menyiapkan ampiteater untuk event-event budaya dan komunitas Bandung dengan kapasitas pengunjung yang besar. Kemudian kantong parkirnya juga bisa menampung bus," ujarnya.



















































