jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kasus pencurian besi pelindung tiang pancang di Jembatan Suramadu kembali terjadi dan memicu kekhawatiran soal lemahnya pengamanan infrastruktur vital.
Aksi ini bukan pertama kali, bahkan disebut sudah berulang dalam beberapa waktu terakhir.
Ahli Teknik Sipil Struktur ITS Mudji Irmawan menilai pencurian tersebut bukan sekadar tindak kriminal biasa, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan jembatan dalam jangka panjang.
Besi pelindung yang hilang berfungsi mencegah korosi pada tiang pancang, terutama di area pasang surut air laut.
“Kalau pelindungnya hilang, tiang pancang akan lebih cepat korosi. Ini yang berbahaya karena bisa berdampak pada kekuatan struktur,” ujarnya.
Dia menjelaskan apabila korosi dibiarkan tanpa penanganan, kondisi tersebut dapat memperlemah fondasi hingga berisiko menyebabkan kerusakan serius.
Karena itu, Mudji mendesak adanya evaluasi sistem pengamanan di Jembatan Suramadu agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Selain itu, inspeksi menyeluruh juga dinilai penting untuk memastikan kondisi seluruh tiang pancang tetap aman.






.jpeg)











































