Angka Kemiskinan Jateng Turun Jadi 9,39 Persen pada September 2025

3 weeks ago 35

Jumat, 06 Februari 2026 – 14:10 WIB

Angka Kemiskinan Jateng Turun Jadi 9,39 Persen pada September 2025 - JPNN.com Jateng

Ilustrasi kemiskinan. Foto: dok/JPNN.com

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah (Jateng) kembali menurun. Per September 2025, angka kemiskinan tercatat sebesar 3,34 juta orang atau 9,39 persen dari total penduduk.

Angka tersebut turun 0,09 persen dibandingkan kondisi Maret 2025.

Kepala BPS Jateng Ali Said mengatakan penurunan kemiskinan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor ekonomi yang menunjukkan tren positif sepanjang 2025.

“Jumlah penduduk miskin di Jateng pada September 2025 tercatat 3,34 juta orang. Dibandingkan Maret 2025, jumlahnya turun 21,86 ribu orang. Sementara jika dibandingkan September 2024, turun sebanyak 51,52 ribu orang,” ujar Ali Said dalam pernyataan di Semarang, Kamis (5/2).

Dia menjelaskan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan III 2025 secara tahunan (year on year/yoy) mencapai 5,37 persen. Selain itu, produksi padi meningkat signifikan sebesar 484 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG).

Di sisi lain, kondisi pasar tenaga kerja juga membaik. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jateng tercatat turun menjadi 4,66 persen.

Ali Said menyebut pengukuran kemiskinan dilakukan dengan pendekatan kebutuhan dasar atau basic needs approach. Dari metode tersebut, BPS menetapkan Garis Kemiskinan (GK) sebesar Rp570.870 per kapita per bulan.

Garis kemiskinan itu terdiri dari kebutuhan makanan sebesar Rp432.788 per kapita per bulan dan kebutuhan nonmakanan Rp138.082 per kapita per bulan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah (Jateng) kembali menurun.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |