Antara Horoskop dan Data, Elev8 Bahas Fenomena Takhayul di Trading

8 hours ago 19

Antara Horoskop dan Data, Elev8 Bahas Fenomena Takhayul di Trading

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Elev8 mengulas fenomena takhayul dan horoskop di trading, di tengah pentingnya analisis berbasis data. Foto: Elev8

jpnn.com, JAKARTA - Di tengah volatilitas pasar keuangan global, para trader dituntut menjaga stabilitas emosi dalam mengambil keputusan investasi.

Berbagai metode seperti meditasi, teknik pernapasan, hingga pencatatan jurnal digunakan untuk mempertahankan fokus.

Namun, di luar pendekatan konvensional, sebagian pelaku pasar juga mengandalkan kebiasaan unik atau takhayul sebagai cara membangun kepercayaan diri saat menghadapi tekanan pasar.

Fenomena ini bukan hal baru. Sejumlah tokoh dunia, seperti Pablo Picasso dan Charles Dickens ,diketahui memiliki ritual pribadi yang diyakini memengaruhi performa mereka.

Sinyal Tubuh Jadi Indikator

Dalam dunia investasi, praktik tidak lazim juga dilakukan oleh investor global George Soros yang dikenal memanfaatkan sinyal fisik sebagai indikator pengambilan keputusan.

Putranya, Robert Soros, mengungkapkan bahwa rasa nyeri di punggung kerap dianggap sebagai tanda adanya kesalahan dalam portofolio investasi.

Jika merasakan gejala tersebut, Soros disebut kerap menutup posisi trading. Ia menilai sinyal tubuh sebagai peringatan dini terhadap potensi kesalahan analisis pasar.

Antara Kosmos dan Psikologi Pasar

Selain faktor biologis, sebagian investor juga mempercayai pengaruh kosmos seperti fase bulan dan fenomena astrologi dalam menentukan arah pasar.

Takhayul masih digunakan sebagian trader sebagai faktor psikologis di tengah fluktuasi pasar global.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |