APINDO Jatim Soroti Upah dan Daya Saing Industri di Tengah Tekanan Global

1 week ago 23

Rabu, 22 April 2026 – 18:00 WIB

APINDO Jatim Soroti Upah dan Daya Saing Industri di Tengah Tekanan Global - JPNN.com Jatim

Ketua DPP APINDO Jatim Eddy Widjanarko saat memberikan sambutan dalam Rakerkonprov 2026 di Kota Batu, Rabu (22/4). Foto: Dok. APINDO Jatim

jatim.jpnn.com, BATU - APINDO Jawa Timur menggelar Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi (Rakerkonprov) 2026 sebagai langkah memperkuat organisasi sekaligus merumuskan arah kebijakan dunia usaha di tengah tantangan ekonomi.

Ketua DPP APINDO Jatim Eddy Widjanarko menyatakan penguatan internal menjadi fokus utama.

“APINDO harus kuat dari dalam. Kepemimpinan di daerah perlu terus ditingkatkan karena berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi,” ujar Eddy saat pembukaan Rakerkonprov, Rabu (22/4).

Eddy menyebut APINDO memiliki peran strategis dalam mendorong investasi sekaligus menjaga kesejahteraan pekerja. Namun, dia mengingatkan tantangan dunia usaha saat ini, salah satunya terkait struktur upah.

“UMK ring 1 Jawa Timur saat ini berada di kisaran Rp5,2 juta. Angka ini sejajar dengan daerah industri seperti Tangerang sekitar Rp5,5 juta, Jakarta Rp5,9 juta, dan Bekasi Rp6 juta. Ini perlu disikapi secara bijak agar tidak menekan dunia usaha,” jelasnya.

Dia menekankan pentingnya keseimbangan antara upah dan produktivitas.

“Upah harus dikaitkan dengan produktivitas. Perlu rebalancing melalui dialog konstruktif dengan serikat pekerja,” katanya.

Di tengah tantangan, peluang investasi tetap terbuka. Industri baru, seperti sektor alas kaki, mulai tumbuh di Ngawi, Nganjuk, dan Lamongan.

Dunia usaha hadapi tekanan global. APINDO Jatim mendorong keseimbangan upah dan produktivitas.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |