jpnn.com, JAKARTA - Ardy Susanto menyatakan akan mendorong dan menggunakan pendekatan pengawasan transformatif jika dirinya nantinya terpilih menjadi Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan.
Menurut Ardy Susanto, dirinya akan menggunakan metode pendekatan transformatif dan dengan berpikir out of the box, tidak kaku pada aturan yang ada.
“Perlu inovasi dan pengawasan transformatif. Dewas (Dewan Pengawas) harus proaktif,” ujar Ardy Susanto saat Fit and Propes Test sebagai calon Dewas BPJS Ketenagakerjaan di Ruang Rapat Komisi IX DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Ardy Susanto menjelaskan pengawasan yang dilakukan Dewas tidak hanya menunggu laporan saja, tetapi perlu inovasi.
Dia akan mendorong pendekatan yang inovatif, yaitu pengawasan yang transformatif. Apabila melihat suatu program yang memerlukan perbaikan maka langsung berkomunikasi dan memberikan masukan kepada jajaran direksi.
Dengan demikian, Ardy berharap masukan tersebut dapat diadopsi oleh jajaran direksi sehingga dapat mempersingkat waktu.
“Jangan sampai menunggu waktu yang terlalu formal baru melakukan koreksi,” ujar Ardy.
Ardy juga menjawab pertanyaan dari anggota Komisi IX DPR terkait senergisitas.






















































