bali.jpnn.com, MALANG - Arema FC kembali dalam masalah menjelang laga pekan ke-24 Super League 2025-2026 kontra Bali United di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (6/3) besok.
Setelah tak bisa diperkuat bek 34 tahun berkebangsaan Brasil, Walisson Maia, Arema FC kehilangan gelandang agresif Matheus Blade pada laga penting itu.
Jenderal lapangan tengah asal Brasil tersebut terpaksa menepi akibat jeratan akumulasi kartu kuning yang diperoleh pada laga sebelumnya.
Dilansir dari Wearemnia, hukuman ini menjadi buntut dari kartu kuning keempat yang diterima Matheus Blade saat Arema FC bentrok kontra Borneo FC pada pekan ke-23 Super League 2025-2026 di Stadion Segiri, 26 Februari 2026 lalu.
Berdasar regulasi Super League 2025-2026, pemain yang mengoleksi empat kartu kuning pertama wajib menjalani sanksi skorsing satu pertandingan.
Absennya Matheus Blade menjadi pukulan telak bagi pelatih Marcos Santos yang mengincar kemenangan dari Bali United.
Pasalnya, pemain berusia 28 tahun ini adalah sosok utility player yang mampu mengisi pos gelandang bertahan maupun bek tengah dengan sama baiknya.
Ini merupakan kali kedua Marcos Santos kehilangan Matheus Blade karena faktor disiplin.

















































