jpnn.com - Kekalahan Persija Jakarta dari Arema FC pada pekan ke-20 BRI Super League menyisakan pekerjaan rumah besar.
Duel Persija vs Arema di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (8/2/2026), berakhir dengan skor 0-2.
Kendati penguasaan bola mencapai angka mencolok, efektivitas menjadi persoalan utama yang berujung petaka di menit-menit akhir pertandingan.
Bek Persija Dony Tri Pamungkas menegaskan bahwa tim tidak boleh terlalu lama terjebak dalam kekecewaan.
Menurutnya, laga kontra Arema harus dijadikan cermin untuk melihat kelemahan yang masih menghambat performa tim.
"Semua pemain sudah bekerja keras pada pertandingan hari ini, dan memang bukan hasil yang kami inginkan."
"Namun, kami harus terus bergerak maju. Yang pasti, kami akan mengevaluasi apa yang perlu dievaluasi dan fokus pada pertandingan selanjutnya," ucap Dony.
Dony menilai, situasi sulit seperti ini menuntut respons cepat dari seluruh elemen.






















































