jpnn.com, MERAK - Mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia mulai meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pergerakan pemudik yang hendak menyeberang dari Jawa menuju Sumatra melalui lintasan Merak–Bakauheni pun mulai menunjukkan dinamika.
Menyadari peran vital jalur penyeberangan ini sebagai penghubung utama antarpulau, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan layanan penyeberangan agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan perusahaan telah melakukan berbagai langkah antisipatif sejak dini guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran.
“Kami terus melakukan berbagai persiapan mulai dari penguatan operasional hingga optimalisasi fasilitas pelabuhan guna memastikan perjalanan masyarakat dapat berlangsung tertib dan lancar,” ujar Heru dalam keterangannya, Sabtu (14/3).
Dalam mendukung kelancaran operasional selama periode Angkutan Lebaran, jumlah operasional armada kapal disesuaikan dengan tingkat kepadatan arus, yakni berkisar 28 hingga 33 kapal per 24 jam yang siap melayani pengguna jasa.
Selain itu, perusahaan juga akan menerapkan pola operasional Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) guna mempercepat proses pelayanan di pelabuhan sehingga pergerakan kapal menjadi lebih efisien dan mampu mengakomodasi tingginya mobilitas penumpang maupun kendaraan.
Kesiapan tersebut juga diperkuat melalui peningkatan berbagai fasilitas pelayanan di pelabuhan, antara lain layanan customer service 24 jam, penambahan garbarata Express II di lintasan Merak–Bakauheni, penambahan toilet portable, serta penguatan penerangan dan sistem kelistrikan di area pelabuhan.





















































