bali.jpnn.com, DENPASAR - Bau menyengat dan tumpukan sampah yang tak kunjung selesai akhirnya memicu ‘ledakan’ keresahan intelektual di Bali.
Tak tahan lagi melihat kondisi lingkungan yang kian memprihatinkan, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana (Unud) turun ke jalan untuk menyuarakan kegelisahan rakyat, Rabu (22/4).
Membawa spanduk bertuliskan, ‘Om Swastiastu, Izin Melawan Pak Yan’, para mahasiswa menuntut sejumlah hal terkait penanganan sampah di Bali.
Aksi yang berlangsung tertib, tetapi penuh energi ini berpusat di Kantor DPRD Bali.
Sekitar 200 aktivis kampus ini menuntut pemerintah tidak lagi main-main dalam mengelola limbah di Pulau Bali.
Setelah melakukan orasi yang membakar semangat, perwakilan mahasiswa diterima langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster beserta jajaran untuk berdialog secara terbuka di Wantilan DPRD Bali.
Ketua BEM Unud I Gusti Agung Ngurah Oka Paramahamsa tidak datang dengan tangan kosong saat aksi kemarin.
Bersama para ketua BEM fakultas, mereka membedah karut-marut persoalan sampah dari berbagai sudut pandang keilmuan.



















































