bali.jpnn.com, DENPASAR - Antrean kendaraan terlihat mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Provinsi Bali dalam beberapa hari terakhir.
Kemacetan bahkan meluber hingga ke jalan raya dan mengganggu arus lalu lintas sekitarnya.
Fenomena ini merata di wilayah Kota Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, hingga kawasan lainnya.
Kondisi ini memaksa warganet angkat bicara di media sosial.
Warganet di Bali dan para pengendara mengeluhkan sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan meminta Pertamina turun tangan.
Menanggapi kepanikan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga secara terbuka minta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan, sehingga ketersediaan stok dapat terjaga dan distribusi BBM dapat berlangsung secara optimal serta merata.
PT Pertamina Patra Niaga mengonfirmasi bahwa penumpukan kendaraan terjadi akibat penyesuaian stok di beberapa titik suplai.



















































