bali.jpnn.com, DENPASAR - Bali United menderita kerugian besar seusai pekan ke-21 Super League 2025-2026 kontra Persija di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Minggu (15/2) lalu.
Bali United tidak hanya kalah dari Persija dengan skor 1 – 0, tetapi juga terancam sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Kok bisa?
Pemicunya karena ulah suporter Bali United.
Mendekati menit akhir pertandingan, suporter Bali United nekat menyalakan flare dan melempari lapangan pertandingan dengan kursi stadion.
Insiden ini memaksa wasit Rio Permana Putra menghentikan pertandingan untuk sementara waktu.
Wasit Rio terpaksa mengambil keputusan menyetop laga karena khawatir asap flare mengganggu jalannya pertandingan.
Setelah asap hilang, pengadil lapangan akhirnya melanjutkan pertandingan.
Suporter nekat melakukan aksinya menyalakan flare dan melemparkan kursi ke lapangan karena tidak puas dengan gaya permainan Bali United.

















































