jatim.jpnn.com, PACITAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan mencatat sedikitnya 15 bangunan mengalami kerusakan akibat gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang mengguncang wilayah tersebut, Jumat (6/2) dini hari.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Radite Suryo Anggono mengatakan data tersebut masih bersifat sementara karena petugas masih melakukan asesmen lanjutan di sejumlah lokasi terdampak.
"Hingga saat ini tercatat ada 15 bangunan terdampak gempa. Pendataan masih berjalan karena kemungkinan masih ada warga yang belum melapor," kata Radite.
Menurut Radite, bangunan yang terdampak tersebar di beberapa kecamatan, antara lain Pacitan, Arjosari, Nawangan, Pringkuku, Kebonagung, Bandar, dan Sudimoro.
Gempa juga mengakibatkan kerusakan pada satu fasilitas pendidikan, yakni SMP Negeri 4 Sembowo di Kecamatan Sudimoro.
"Objek terdampak tidak hanya rumah warga, tetapi juga bangunan sekolah. Untuk tingkat kerusakan masih dalam pendalaman," ujarnya.
BPBD Pacitan terus melakukan pemantauan lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan aparat kewilayahan guna memastikan dampak gempa dan kebutuhan penanganan lanjutan.
Radite juga mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, mengingat pascagempa utama masih tercatat adanya getaran dengan skala kecil.

















































