jateng.jpnn.com, SEMARANG - Banjir melanda Kawasan Industri Candi (KIC), Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Kamis (26/2) sore. Peristiwa itu terjadi saat hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Kota Semarang.
Banjir akibat limpasan Sungai Silandak itu mulai menggenangi jalan akses KIC sekitar pukul 16.30 WIB. Air dilaporkan surut sekitar enam jam kemudian atau pada pukul 22.40 WIB.
Dalam video amatir yang diterima JPNN.com, sejumlah mobil terlihat terdampak genangan. Rekaman tersebut juga memperlihatkan kepanikan warga ketika sepeda motor terseret arus.
“Banjir di Kawasan Industri Candi akibat limpasan Sungai Silandak. Sudah surut sejak pukul 22.40 WIB,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang Endro Pudyo Martanto saat dikonfirmasi JPNN.com, Jumat (27/2).
Saat ini, proses pembersihan tengah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang. Endro memastikan tidak ada laporan gangguan terhadap aktivitas pabrik di kawasan tersebut.
Selain di KIC, banjir juga menerjang Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan. Sebanyak 155 jiwa terdampak akibat rumah mereka tergenang air.
“Tidak ada laporan yang mengganggu aktivitas pabrik,” tutur Endro.
Bencana hidrometeorologi juga terjadi di Kelurahan Bringin, Kecamatan Ngaliyan. Saluran air longsor dan jebol dengan tinggi sekitar 3,5 meter dan lebar 30 meter.
















































