jpnn.com, CIKARANG - Pelaku usaha yang ingin menembus pasar global membutuhkan kesiapan, mulai dari memahami prosedur ekspor hingga mengelola pembiayaan dan membangun komunikasi dengan calon pembeli.
Untuk membekali masyarakat dan pelaku UMKM menghadapi kebutuhan tersebut, Bea Cukai Cikarang dan Bea Cukai Malang menggelar sosialisasi dan pembinaan ekspor yang dilaksanakan pada Juli 2026.
Bea Cukai Cikarang bersinergi dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi menyelenggarakan Pembinaan Pelaku Usaha Ekspor bertema 'Bagaimana Memulai Ekspor' di Gedung BPBD Kabupaten Bekasi pada Kamis (23/7).
Peserta memperoleh pemahaman mengenai tahapan memulai ekspor, persiapan dokumen, pemenuhan ketentuan kepabeanan, hingga fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai I Bea Cukai Cikarang Ro'yat menyampaikan UMKM memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global apabila memahami prosedur ekspor dengan baik dan mampu menjaga kualitas produknya.
“Kami berharap semakin banyak UMKM di Kabupaten Bekasi yang berani memanfaatkan peluang ekspor," ujar Ro'yat dalam keterangannya, Rabu (26/8).
Ro'yat menegaskan Bea Cukai siap menjadi mitra yang memberikan edukasi dan pendampingan agar proses ekspor dapat berjalan sesuai ketentuan serta memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha.
Sementara itu, Bea Cukai Malang menggelar Ngopi Ekspor (Ngobrol Pintar, Ngobrol Inspirasi Ekspor) edisi Juli pada Rabu (29/7).






















































