KAI Logistik Kelola 1,9 Juta Ton Barang, Angkutan Peti Kemas Paling Moncer

1 hour ago 13

KAI Logistik Kelola 1,9 Juta Ton Barang, Angkutan Peti Kemas Paling Moncer

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

KAI Logistik. Foto dok KAI Logistik

jpnn.com, JAKARTA - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) berhasil mengelola sekitar 1,9 juta ton angkutan barang sepanjang Juli 2026.

Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan mengatakan capaian tersebut menambah volume kumulatif angkutan barang yang dikelola perusahaan menjadi sekitar 10,6 juta ton hingga Juli 2026.

Angka tersebut mencerminkan pemanfaatan moda kereta api yang terus menjadi bagian dari pilihan transportasi logistik untuk mendukung kebutuhan distribusi barang di berbagai sektor.

Dari total volume tersebut, angkutan batu bara masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 67%.

Namun pada Juli 2026, capaian angkutan batu bara sebesar 80% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi tersebut tidak terlepas dari dinamika industri, termasuk fluktuasi harga global, kebijakan energi, serta penyesuaian pasar.

Yuskal menuturkan capaian Juli 2026 menunjukkan adanya pertumbuhan yang semakin beragam di sejumlah lini bisnis perusahaan.

Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi indikasi bahwa kebutuhan terhadap layanan logistik berbasis kereta api semakin luas, tidak hanya untuk komoditas tertentu, tetapi juga untuk mendukung distribusi berbagai jenis barang.

“Kami melihat pertumbuhan yang cukup baik pada beberapa lini bisnis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini menjadi momentum bagi KAI Logistik untuk terus memperkuat layanan sekaligus menghadirkan pilihan transportasi logistik yang aman, efisien, dan semakin relevan dengan kebutuhan dunia usaha,” ujar Yuskal.

KAI Logistik terus memperkuat kinerja pada sejumlah lini bisnis lain yang menunjukkan pertumbuhan positif dan memiliki prospek pengembangan ke depan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |