jpnn.com, OGAN ILIR - Belasan santri di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ittifaqiah Indralaya diduga keracunan setelah menyantap program makan bergizi gratis (MBG) pada Senin (9/2) kemarin.
Hingga hari ini Selasa (10/2/2026) tujuh santri masih dirawat di Rumah Sakit Ar Royan, sementara delapan lainnya sudah dipulangkan untuk rawat jalan.
Salah satu santri Mgs Fathan mengaku merasakan kram di perut yang begitu hebat. Serta mual dan muntah hingga berulang-ulang.
Humas RS Ar Royan Iklim Cahya menerangkan tim medis telah melakukan langkah penanganan cepat sejak para santri tiba.
"Diagnosa sementara mengarah pada indikasi salah makan atau keracunan. Meski begitu, tren kesehatan para pasien saat ini menunjukkan grafik yang positif dan mulai stabil," terang Iklim.
Ibunda Fathan, Yona menambahkan anaknya telah muntah hingga delapan kali sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit. Dia bahkan sempat mencoba penanganan awal di rumah.
“Saya kaget dapat kabar anak saya muntah-muntah. Sudah delapan kali muntah, minum apa pun keluar lagi,” ungkap Yona.
Selain para santri, satu orang wali santri juga mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi makanan MBG yang dibawa pulang anaknya.





















































