jpnn.com - Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni menyebut Islam secara teologis dan akidah mengajarkan umat menjaga lingkungan hidup dan hutan.
Hal demikian dikatakan Raja Juli saat membahas konsep ekoteologi dalam perspektif Islam dalam acara Kajian Ramadan 1447 di Universitas Muhammadiyah Jember, Jawa Timur, Sabtu (21/2).
Dia meyakini bahwa Islam sebagai agama yang kafah memiliki pijakan yang sangat solid dalam merespons isu lingkungan hidup.
"Islam sebagai agama yang kafah memiliki pijakan yang sangat solid untuk menjadikan Islam sebagai ajaran agama yang memiliki kompatibilitas dengan isu-isu lingkungan hidup, kehutanan atau yang saat ini disebut sebagai ekoteologi,” kata dia dalam keterangan persnya, Sabtu.
Mantan Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) itu mengatakan banyak ayat Al-Qur'an dan hadis mewajibkan umat menjaga alam atau lingkungan.
Raja Juli juga menyebut kewajiban umat menjaga alam diteladani para khalifah dalam menjaga lingkungan, bahkan di masa perang.
Satu di antaranya, kata dia, sosok sahabat nabi, Abu Bakar al-Siddiq yang melarang pasukan memotong pohon berbuah.
"Allah SWT mengatakan, janganlah kamu melakukan kerusakan membuang sampah, melakukan deforestasi, melakukan pencemar lingkungan setelah Allah SWT membuatnya dengan baik atau sempurna," ujar dia.




















































