Bitcoin Terkoreksi ke USD 66.000, INDODAX Melihat Sebagai Siklus yang Wajar

3 hours ago 23

Bitcoin Terkoreksi ke USD 66.000, INDODAX Melihat Sebagai Siklus yang Wajar

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi Bitcoin. Foto: Bitocto Exchange

jpnn.com, JAKARTA - Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan dalam 24 jam terakhir menyusul rilis notulensi rapat Federal Open Market Committee (FOMC) terbaru yang menunjukkan adanya perbedaan pandangan para pejabat bank sentral AS.

Berdasarkan data pasar pada Kamis (19/2), Bitcoin terkoreksi sebesar -1,25% ke kisaran USD 66.450 (setara Rp1,11 miliar).

Menurunnya harapan akan adanya pelonggaran suku bunga global dalam waktu dekat ini secara langsung mendorong indeks sentimen pasar kripto anjlok ke level “Extreme Fear”.

Vice President INDODAX, Antony Kusuma mengungkapkan fondasi Bitcoin saat ini masih berada dalam kondisi yang sangat terjaga di tengah fase konsolidasi.

“Koreksi harga yang terjadi pasca rilis FOMC ini adalah reaksi pasar yang sangat wajar dan bersifat sementara. Investor global saat ini hanya sedang melakukan penyesuaian terhadap timeline pemangkasan suku bunga The Fed. Meskipun Bitcoin saat ini berada di bawah US$67.000, pergerakan ini masih berada dalam rentang konsolidasi yang sehat. Area USD64.000 menjadi titik support yang kuat, dan secara historis, fase konsolidasi seperti ini justru sering menjadi fondasi yang baik sebelum pasar kembali menguat,” ujar Antony.

Lebih lanjut, Antony menyoroti kaitan kondisi global ini dengan kebijakan moneter dalam negeri. Keputusan Bank Indonesia (BI) terkait BI Rate yang saat ini berada di 4,75%, -5,5% dinilai akan menentukan arah likuiditas investor domestik.

“Langkah Bank Indonesia ke depan dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah tentu memberikan kepastian bagi perekonomian domestik. Di tengah dinamika suku bunga dan isu geopolitik global yang masih dinamis, investor kripto tidak perlu panik,” tutur Antony.

Sebagai platform crypto exchange terbesar di Indonesia, INDODAX terus mengedukasi member untuk tetap rasional di tengah kondisi volatilitas pasar dan mengimbau investor untuk selalu melakukan riset mandiri (Do Your Own Research) dan menjaga manajemen risiko yang ketat.

INDODAX terus mengedukasi member untuk tetap rasional di tengah kondisi volatilitas pasar dan mengimbau investor untuk selalu melakukan riset mandiri.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |