jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pelatih Timor Leste Emral Abus datang dengan misi besar di Piala AFF U-17 2026: menciptakan sejarah. Dia menegaskan timnya tidak ingin sekadar jadi peserta di turnamen yang digelar di Jawa Timur tersebut.
"Kami datang bukan hanya sebagai peserta, tetapi ingin memberikan perlawanan kepada semua tim. Sejarah bisa saja tercipta,” kata Emral dalam konferensi pers di Surabaya, Sabtu (11/4).
Timor Leste sudah mempersiapkan diri selama dua bulan terakhir dengan menyeleksi pemain muda terbaik.
Menurut Emral, semangat para pemain menjadi modal utama menghadapi kerasnya persaingan di turnamen ini.
“Tekanan yang mereka hadapi sangat kuat, tetapi saya lihat mereka juga sangat semangat dalam latihan,” ucapnya.
Tekanan itu tak lepas dari kekuatan lawan di Grup A, yakni Indonesia, Vietnam, dan Malaysia yang dinilai lebih kompetitif.
Meski demikian, Emral menekankan pentingnya mental bertanding agar para pemain tetap bisa tampil maksimal.
Dia juga berharap ajang ini menjadi panggung bagi pemain Timor Leste untuk menunjukkan kemampuan di level Asia Tenggara.



















































