jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur memberangkatkan sebanyak 250 masyarakat untuk mudik ke kampung halaman Rabu (18/3).
Kegiatan tersebut dikemas dalam program 'ASN Peduli, Empati dan Berbagi: Mudik Bareng Bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK)'.
Ratusan masyarakat yang terlibat terdiri dari tim pendamping keluarga (TPK) akseptor KB, dan keluarga berisiko stunting, dengan rute perjalanan Surabaya–Malang.
Mereka diberangkatkan dari kantor perwakilan, Jalan Airlangga No. 31-33, Surabaya menggunakan satu bus.
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Sukamto menjelaskan program ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana dan Quick Win Kemendukbangga/BKKBN dalam mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, berkualitas, dan sejahtera.
"Mudik bukan sekadar perpindahan, tetapi momentum memperkuat ketahanan keluarga. Kami ingin memastikan ibu hamil dan balita yang ikut mudik tetap dalam pemantauan kesehatan,” ujar Sukamto.
Menurut Sukamto, program mudik tahun ini memiliki keunikan dengan keterlibatan aktif TPK di titik keberangkatan maupun sepanjang jalur mudik.
"Kehadiran mereka tidak hanya mendukung kelancaran perjalanan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan selama perjalanan serta memperkuat ketahanan keluarga," jelasnya.






.jpeg)











































