BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di DIY Akibat Bibit Siklon 90S

4 hours ago 14

Kamis, 05 Maret 2026 – 22:15 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di DIY Akibat Bibit Siklon 90S - JPNN.com Jogja

Ilustrasi - Pohon tumbang karena cuaca ekstrem di Bantul. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem hingga beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi adanya pengaruh Bibit Siklon 90S di Samudra Hindia yang memicu hujan lebat dan angin kencang di wilayah tersebut.

Pelaksana Harian Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta Sandy Purba Almubarak mengatakan fenomena atmosfer ini diprediksi akan terus aktif setidaknya sampai 8 Maret 2026.

"Bibit siklon 90S menyebabkan terbentuknya konvergensi angin dan belokan angin di wilayah sepanjang Pulau Jawa. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Pulau Jawa, termasuk DIY," ujar Sandy.

Berdasarkan data teknis, suhu permukaan laut di sekitar Pulau Jawa saat ini terpantau relatif hangat, berkisar antara 26 hingga 29 derajat Celsius.

Kondisi ini memberikan suplai uap air yang melimpah ke atmosfer. Didukung dengan kelembapan udara yang mencapai 60 hingga 95 persen pada ketinggian 1,0 hingga 3,0 kilometer, peluang terbentuknya awan hujan menjadi sangat tinggi di wilayah DIY.

Meskipun dampaknya masih terasa, BMKG memperkirakan intensitas Bibit Siklon 90S akan mulai menurun dalam 24 jam ke depan.

Kecepatan angin diprediksi meluruh menjadi 35 knot (65 km per jam) dan tekanan udara akan meningkat.

Fenomena ini diperkirakan akan terus melemah dalam 48 jam ke depan hingga akhirnya menghilang sepenuhnya dalam kurun waktu 72 jam.

BMKG memperingatkan warga Jogja dan wisatawan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem akibat datangkan Bibit Siklon 90S.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |