jpnn.com, BATAM - Kegiatan Night Party Nagoya Lantern Festival yang diinisiasi oleh BP Batam & Nagoya Citiwalk menjadi indikator konkret kebangkitan kawasan Nagoya sekaligus akselerasi implementasi Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Prioritas New Nagoya.
Acara ini berlangsung pada 13–17 Februari 2026 di sepanjang Jalan Raya Nagoya Citywalk.
Kegiatan ini bukan sekadar perayaan Tahun Baru Imlek 2577, tetapi bagian dari strategi aktivasi ruang publik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kawasan.
Festival menghadirkan instalasi lampion tematik, atraksi barongsai dan lion dance, fashion show spesial Imlek, serta bazaar UMKM yang melibatkan 30 tenant dalam radius ±200 meter.
Selama lima hari, seluruh tenant mencatatkan produksi habis setiap malam dengan total omzet lebih dari Rp 1 miliar.
Pada puncak acara, 16 Februari 2026, tercatat sekitar 1.584 pengunjung masuk melalui gerbang utama, dengan estimasi total kunjungan mencapai ±2.500 orang per malam baik dari dalam dan luar kota batam, bahkan sampai mancanegara seperti Singapore, Malaysia, Brunei, dan lain-lain.
Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan aktivitas ekonomi di kawasan yang sebelumnya mengalami perlambatan pascapandemi Covid-19.
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa kebangkitan Nagoya merupakan bagian dari strategi penguatan pusat perdagangan dan jasa Kota Batam.




















































