jatim.jpnn.com, TRENGGALEK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek bergerak cepat mengerahkan satu alat berat untuk membuka akses Jalan Raya Bandung–Prigi di Desa Watulimo, Kecamatan Watulimo, yang sempat tertutup material longsor, Jumat (30/1) malam.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Triadi Atmono mengatakan pembersihan material longsor dilakukan sejak Jumat malam hingga Sabtu (31/1) dini hari.
"Penanganan dimulai sekitar pukul 23.00 WIB sampai pukul 01.00 WIB dengan alat berat untuk menyingkirkan lumpur dan bebatuan. Jalan sudah bisa dilalui, meski masih tersisa material lumpur," kata Triadi, Sabtu (31/1).
Untuk memastikan keselamatan pengguna jalan, BPBD Trenggalek melanjutkan penanganan pada Sabtu pagi dengan penyemprotan badan jalan menggunakan mobil pemadam kebakaran dan truk tangki air.
"Penyemprotan dilakukan agar jalan tidak licin dan permukaannya lebih bersih sehingga aman dilalui kendaraan," ujarnya.
Triadi menjelaskan longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Watulimo sejak Jumat sore.
Material lumpur dari tebing menutup Jalan Raya Bandung–Prigi setinggi sekitar 40–50 sentimeter dan sempat masuk ke enam rumah warga di Desa Watulimo.
Selain di Watulimo, BPBD Trenggalek juga memastikan kondisi banjir luapan di Kecamatan Gandusari telah surut.
















































