BPBD Probolinggo Catat 1.379 Rumah Terdampak Banjir dan Cuaca Ekstrem

3 hours ago 15

Selasa, 20 Januari 2026 – 12:07 WIB

BPBD Probolinggo Catat 1.379 Rumah Terdampak Banjir dan Cuaca Ekstrem - JPNN.com Jatim

Sebuah rumah warga yang rusak akibat terdampak bencana hidrometeorologi pada Januari 2026 di Kabupaten Probolinggo, Senin (19/1/2026). ANTARA/HO-BPBD Probolinggo

jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mencatat sebanyak 1.379 rumah warga terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada 11, 16, dan 17 Januari 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan bencana berupa banjir, angin kencang, dan cuaca ekstrem tersebut melanda sejumlah kecamatan dan menyebabkan kerusakan infrastruktur vital serta permukiman warga.

"Bencana berupa banjir, angin kencang, dan cuaca ekstrem tersebut berdampak pada sejumlah kecamatan dan menyebabkan kerusakan infrastruktur vital serta ribuan warga terdampak," kata Oemar, Senin (19/1).

Berdasarkan hasil asesmen sementara di lapangan, BPBD mencatat kerusakan pada jembatan, plengsengan, fasilitas pendidikan, serta rumah warga.

"Dari hasil pendataan sementara, kami mencatat terdapat sejumlah infrastruktur rusak hingga putus serta total 1.379 rumah warga terdampak akibat rangkaian bencana yang terjadi selama pertengahan Januari 2026," ujarnya.

Untuk dampak terhadap warga, jumlah kepala keluarga (KK) terdampak banjir paling banyak tercatat di Kecamatan Tongas dengan 590 KK, disusul Kecamatan Krejengan 446 KK, Kecamatan Sumberasih 224 KK, Kecamatan Maron 104 KK, dan Kecamatan Leces 15 KK.

"Total keseluruhan rumah terdampak yang kami data mencapai 1.379 unit. Angka itu masih bersifat dinamis dan bisa bertambah seiring pendataan lanjutan di lapangan," kata Oemar.

Selain permukiman warga, cuaca ekstrem dan angin kencang juga menyebabkan kerusakan fasilitas pendidikan di Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto. BPBD bersama instansi terkait telah melakukan asesmen awal untuk memastikan keamanan bangunan dan kelangsungan kegiatan belajar mengajar.

BPBD Kabupaten Probolinggo mencatat 1.379 rumah warga terdampak banjir, angin kencang, dan cuaca ekstrem yang terjadi pada 11, 16, dan 17 Januari 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |