Buaya Berkeliaran di Pesisir Tulungagung, Petugas Ungkap Kendala Evakuasi

6 hours ago 14

Kamis, 13 Agustus 2026 – 11:06 WIB

Buaya Berkeliaran di Pesisir Tulungagung, Petugas Ungkap Kendala Evakuasi - JPNN.com Jatim

Petugas Polairud melakukan pemantauan setelah kemunculan buaya muara di perairan Pantai Popoh, Tulungagung, Senin (10/8/2026). Petugas mengimbau masyarakat tidak mendekati buaya apabila kembali muncul di kawasan pesisir selatan. ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi

jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Tim Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) terus memantau keberadaan seekor buaya yang beberapa kali terlihat di pesisir selatan Kabupaten Tulungagung. Buaya tersebut diketahui berpindah-pindah lokasi, mulai dari kawasan Pantai Sidem hingga Pantai Popoh.

Koordinator PSDKP Tulungagung Samsul Rijal mengatakan petugas bersama TNI AL dan Polairud terus berkoordinasi untuk memantau pergerakan satwa tersebut.

"Buaya itu sempat muncul kemudian menghilang dan berpindah-pindah tempat. Petugas rutin melakukan pemeriksaan ke lokasi untuk memantau keberadaannya," kata Samsul, Rabu (12/8).

Menurut dia, petugas belum dapat melakukan evakuasi karena buaya tersebut lebih sering berada di perairan. Kondisi itu menyulitkan proses penangkapan karena buaya memiliki kemampuan berenang dan menyelam. Selain itu, satwa tersebut juga berpotensi bersikap agresif ketika didekati.

Penanganan juga harus dilakukan sesuai prosedur karena buaya merupakan satwa yang dilindungi. Evakuasi harus dilakukan dalam kondisi hidup sehingga tidak dapat dilakukan secara sembarangan.

"Penanganan di laut memerlukan keterlibatan dan pengalaman khusus, termasuk sinergi dengan nelayan lokal. Namun, melihat karakter buaya yang agresif serta mampu berenang dan menyelam, evakuasi tetap sulit dilakukan," ujarnya.

Samsul mengatakan proses evakuasi akan lebih memungkinkan apabila buaya tersebut berada di daratan. Karena itu, petugas saat ini memprioritaskan pemantauan untuk mengetahui pola kemunculan sekaligus pergerakan buaya tersebut.

"Kami belum bisa melakukan identifikasi secara langsung karena buaya ini lebih sering berada di perairan daripada di daratan. Untuk sementara kami melakukan pemantauan dan koordinasi," katanya.

Buaya kembali muncul di pesisir selatan Tulungagung dan berpindah dari Sidem hingga Popoh. PSDKP mengungkap kendala evakuasi satwa tersebut.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |