jatim.jpnn.com, PROBOLINGGO - Insiden pencurian tujuh koper milik wisatawan asal Thailand di Pendopo Pemberhentian Bus, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo menuai sorotan. Bupati Probolinggo Mohammad Haris menyatakan sangat menyayangkan kejadian tersebut.
Haris mengatakan berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, kendaraan rombongan wisatawan tidak parkir di area resmi yang telah disediakan.
“Izin bapak, info yang kami dapatkan, kendaraan parkir di pinggir jalan, tidak di area parkir yang telah ditentukan, persisnya di pinggir jalan samping museum,” tulis Haris melalui pesan WhatsApp saat dikonfirmasi, Senin (16/2).
Dia menekankan area parkir resmi di Pendopo Agung sebenarnya telah dilengkapi kamera pengawas (CCTV). Fasilitas tersebut disiapkan untuk menjamin keamanan kendaraan dan barang milik wisatawan.
“Untuk area parkir di Pendopo Agung sudah ada CCTV,” ujarnya.
Walakin, Haris memastikan peristiwa pencurian ini menjadi atensi serius Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Pihaknya akan memperketat pengamanan di kawasan penyangga wisata, khususnya jalur menuju Gunung Bromo, agar kejadian serupa tidak terulang.
“Demikian bapak, kejadian ini kami jadikan atensi, untuk tetap menjaga keamanan di kawasan Bromo demi kenyamanan wisatawan,” tuturnya.
Sebelumnya, liburan rombongan wisatawan asal Thailand ke kawasan Gunung Bromo berubah menjadi mimpi buruk. Tujuh koper berisi barang berharga milik mereka raib digasak pencuri saat kendaraan diparkir di pendopo Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo pada Minggu (15/2) pagi.

















































