kalsel.jpnn.com, BANJARMASIN - Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III Dedi Supriyadi menyampaikan dukungan penataan kawasan sungai di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang secara gencar dilakukan pemerintah kota setempat.
"Kami dukung penuh yang gencar dilakukan Wali Kota Banjarmasin menata sungai, khususnya Sungai Martapura," ujarnya di Banjarmasin, Senin.
Dia yang ikut bersama Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR meninjau penataan siring Sungai Martapura di depan balai kota setempat di Jalan RE Martadinata Kota Banjarmasin itu, menyampaikan penataan kawasan sungai ini berpengaruh terhadap keindahan kota dan upaya pengendalian banjir.
"Sungai harus lancar, jangan sampai ada aktivitas yang mengambil badan sungai dan mengganggu aliran air,” katanya.
Dia mengatakan keberadaan satu tongkang di kawasan Sungai Martapura di depan balai kota yang sebelumnya dimanfaatkan untuk rumah makan apung tersebut, belum mengantongi izin sehingga penanganan lanjutan akan dikoordinasikan bersama Pemerintah Kota Banjarmasin.
Wali Kota Muhammad Yamin mengatakan situasi Sungai Martapura sebagai wajah kota berjuluk "Kota Seribu Sungai" itu, harus dibenahi secara menyeluruh, dari estetika hingga fungsi ekologis, demi menjawab persoalan kebersihan, pencemaran, dan potensi banjir yang masih menjadi keresahan warga.
"Ini bukan soal bagus di tengah saja, tetapi harus rapi sampai ke perbatasan wilayah. Sungai itu etalase kota. Kalau berantakan, citra kota ikut rusak,” kata dia.
Dia menyoroti masih adanya perahu cepat terbengkalai, tongkang (warung apung), hingga fasilitas mandi cuci kakus yang langsung bermuara ke sungai.



















































