jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, menghentikan sementara layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dana bantuan operasional dari pemerintah pusat belum cair.
Ketua Satgas MBG Tulungagung Johanes Bagus Kuncoro mengatakan penghentian sementara operasional SPPG tersebut dilakukan akibat keterbatasan anggaran untuk pengadaan bahan baku produksi.
“SPPG Wates menghentikan layanan sementara karena dana operasional belum cair. Informasi ini juga telah dikonfirmasi oleh koordinator wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Tulungagung,” kata Bagus Kuncoro di Tulungagung, Senin.
Dia menjelaskan keputusan penghentian operasional mulai diberlakukan sejak Sabtu (7/2) dan akan berlangsung hingga ada kepastian pencairan dana dari pemerintah pusat.
Menurut Bagus, belum cairnya dana menyebabkan SPPG Wates tidak dapat menjalankan produksi MBG karena tidak tersedia anggaran untuk membeli bahan pangan.
“SPPG tidak bisa memproduksi makanan sehingga pelayanan MBG kepada sekolah-sekolah sementara dihentikan karena keterbatasan dana,” ujarnya.
Penghentian layanan ini berdampak pada sejumlah sekolah penerima program MBG yang selama ini dilayani oleh SPPG Wates.
Pihak SPPG telah menyampaikan pemberitahuan kepada pihak sekolah agar siswa sementara membawa bekal makanan dan minuman dari rumah sampai layanan kembali berjalan.



















































