jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat dua rumah warga terdampak bencana tanah longsor yang terjadi akibat hujan deras, Senin (9/2).
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo Puriyono mengatakan hujan dengan intensitas tinggi memicu longsor di dua desa berbeda.
Tanah longsor pertama terjadi di lereng Gunung Argopuro, tepatnya di Dusun Krajan, Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, sekitar pukul 14.45 WIB.
“Akibat hujan terus-menerus dan tanah gembur, tembok penahan tanah longsor dan menimpa dinding rumah Pak Nidin,” kata Puriyono.
Saat kejadian, penghuni rumah sedang berada di ruang tamu. Mendengar suara gemuruh dari samping rumah, mereka langsung berlari keluar untuk menyelamatkan diri.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka, tetapi rumah Pak Nidin mengalami kerusakan cukup parah,” ujarnya.
Selain itu, longsor juga terjadi di Dusun Pagar Gunung, Desa Pategalan, Kecamatan Jatibanteng. Akibat peristiwa tersebut, rumah milik Syaiful (78) turut terdampak.
“Pemilik rumah langsung keluar setelah mendengar suara gemuruh. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka,” kata Puriyono.



















































