jpnn.com, SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang akan menggelar tradisi Dugderan dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadan pada Senin (16/2), besok.
Acara kirab budaya itu melibatkan ribuan peserta dan dipadati warga.
Pemkot Semarang menyiapkan rekayasa serta pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas.
Dalam tradisi dugderan tersebut, selain prosesi pemukulan bedug, pawai budaya juga menampilkan berbagai komunitas dan kesenian yang selalu menjadi daya tarik utama dan menyedot perhatian masyarakat.
Kirab akan bergerak dari Balai Kota Semarang menuju Masjid Agung Semarang (Kauman), kemudian dilanjutkan ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).
Sepanjang rute diperkirakan akan terjadi kepadatan. Sebab, warga memadati lokasi untuk menyaksikan tradisi tahunan tersebut.
Dinas Perhubungan atau Dishub Kota Semarang bersama Satlantas Polrestabes Semarang akan memberlakukan pengalihan arus lalu lintas mulai pukul 12.00 WIB hingga kegiatan selesai.
Sejumlah ruas jalan seperti Jalan Pemuda hingga kawasan Kauman akan dialihkan sementara mengikuti pergerakan rombongan kirab.



















































