jateng.jpnn.com, SEMARANG - Sejumlah Kereta Api Indonesia (KAI) yang terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah memutar jalur untuk melanjutkan perjalanan. Bahkan, beberapa perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan.
Ini akibat banjir yang merendam rel di antara Stasiun Pekalongan-Stasiun Sragi, tepatnya di Km 88+6/7 pada Sabtu (17/1) pukul 03.20 WIB.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menyampaikan penutupan jalur sebagai langkah pengamanan demi mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api dan penumpang.
“Petugas prasarana kami terus memantau intensif terhadap ketinggian genangan air di lokasi kejadian,” ujar Luqman.
Saat ini, pihaknya melakukan berbagai upaya penanganan secara intensif, baik dari sisi prasarana, operasional perjalanan, maupun pelayanan kepada pelanggan.
“Pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan perkembangan kondisi di lapangan dan menentukan langkah operasional selanjutnya,” ujar Luqman.
Pihaknya juga menyiagakan dan mengirimkan lokomotif khusus jenis BB 304 untuk menarik perjalanan kereta api dari arah timur menuju barat guna melewati lokasi genangan. Lokomotif ini memiliki kemampuan teknis yang lebih andal pada kondisi lintasan dengan genangan air tertentu.
“KAI Daop 4 juga melakukan perubahan pola operasi beberapa KA dengan pengaturan rute memutar melalui lintas Tegal-Prupuk-Kroya-Solobalapan-Gundih-Gambringan dan Semarang Tawang-Brumbung-Gundih-Solobalapan-Kroya-Cilacap,” kata Luqman.

















































