jpnn.com, JAKARTA - Polisi masih terus mendalami penyebab pasti tabrakan antara kereta rel listrik (KRL) CommuterLine dan Kereta Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi taksi listrik online dan petugas Kereta Api Indonesia (KAI).
"Untuk driver taksi online inisial RRP sudah diminta keterangan kemarin Selasa (28/4) dan hari ini Rabu di Polres Metro Bekasi Kota," kata Budi saat dikonfirmasi, Rabu.
Pemeriksaan difokuskan dengan memanggil sejumlah pihak yang diduga mengetahui atau berkaitan langsung dengan peristiwa tersebut.
Menurut Budi, pemeriksaan terhadap RRP merupakan bagian dari upaya penyidik untuk mengungkap secara utuh kronologi kecelakaan yang melibatkan kereta CommuterLine dan KRD jarak jauh pada Senin (27/4) malam.
Polisi berupaya mengumpulkan keterangan dari berbagai saksi, termasuk pihak-pihak yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.
Tak hanya itu, penyidik juga akan memeriksa sejumlah petugas internal perkeretaapian.
Pemeriksaan terhadap masinis, petugas stasiun, serta Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) dijadwalkan berlangsung pada Kamis (30/4).





















































