jatim.jpnn.com, SURABAYA - Perumda Kebun Binatang Surabaya (KBS) membuka peluang pengayaan koleksi satwa melalui kerja sama konservasi dengan iZoo Shizuoka, Jepang.
Selain peminjaman komodo ke Jepang, KBS juga menjajaki kemungkinan mendatangkan satwa baru dari iZoo sebagai bagian dari penguatan edukasi dan konservasi di kebun binatang tersebut.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bertajuk 'United for Wildlife' di KBS, Rabu (29/4/) yang turut disaksikan perwakilan Kementerian Kehutanan RI serta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pengiriman satwa ke luar negeri, tetapi juga membuka peluang hadirnya koleksi baru di KBS.
“Ke depan, kami juga berharap ada pengayaan satwa di KBS dari Jepang. Ini menjadi bagian dari kerja sama dua arah,” ujar Eri.
Dia menyebut salah satu rencana yang tengah dibahas adalah mendatangkan satwa dari iZoo Jepang yang dapat menjadi daya tarik baru bagi pengunjung KBS. Meski demikian, Eri masih belum mengungkap jenis satwa yang akan didatangkan.
“Saya belum bisa sampaikan sekarang,tetapi nanti akan menjadi kejutan untuk masyarakat Surabaya,” katanya.
Direktur Operasional Perumda KBS Nurika Widyasanti, menjelaskan bahwa kerja sama dengan iZoo tidak hanya mencakup breeding loan komodo ke Jepang, tetapi juga membuka ruang pertukaran koleksi satwa untuk kepentingan edukasi dan konservasi.


















































