jabar.jpnn.com, DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Depok menyatakan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta proses verifikasi atau ground checking Penerima Bantuan Iuran (PBI) tahap 2.
Kedua program ini dinilai penting untuk memastikan akurasi data ekonomi dan sosial sebagai dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran.
Wali Kota Depok, Supian Suri, mengungkapkan bahwa sebanyak 64 ribu warga atau sekitar 34 ribu kepala keluarga akan terlibat dalam proses ground check PBI tahap 2.
“Kami berkomitmen untuk mendukung dua kegiatan ini, baik sensus ekonomi nasional tahun 2026 maupun ground check tahap 2 untuk DTSEN 2026 sebanyak 64 ribu orang atau sekitar 34 ribu keluarga,” ujar Supian.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan aparatur wilayah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut, mulai dari tingkat kecamatan hingga lingkungan terkecil seperti rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perangkat wilayah diperlukan agar proses pendataan berjalan optimal dan menghasilkan data yang akurat.
Selain itu, Supian juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk bersikap terbuka dalam memberikan data dan informasi kepada petugas pendata.
Ia menjelaskan bahwa sensus ekonomi bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai jumlah dan kondisi pelaku usaha di Depok, mulai dari skala besar hingga usaha rumah tangga.

















































