Digitalisasi Pendidikan Belum Merata, Sekolah Diminta Kejar Tertinggalan

1 week ago 23

Rabu, 22 April 2026 – 20:22 WIB

Digitalisasi Pendidikan Belum Merata, Sekolah Diminta Kejar Tertinggalan - JPNN.com Jatim

Forum di Surabaya ungkap fakta digitalisasi pendidikan. Infrastruktur disebut bukan lagi masalah utama. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Forum Purchasing Days bertajuk Digital Update: Advancing Digital Education for School Leaders yang digelar di Surabaya, Rabu (22/4). Forum tersebut mempertemukan pelaku industri, bisnis, dan pendidikan dalam satu ekosistem kolaboratif.

Mantan Rektor Universitas Ciputra Surabaya periode 2006–2017 Tony Antonio menyatakan teknologi merupakan keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Namun, dia menilai masih ada kesenjangan dalam penyebaran dan pemahaman teknologi, terutama antara kota besar dan daerah.

“Dengan wilayah Indonesia yang sangat luas, memang tidak mudah bagi pemerintah, dunia bisnis, dan pendidikan untuk meratakan akses teknologi,” ujar Tony.

Menurutnya, faktor infrastruktur dan luas wilayah menjadi tantangan utama dalam pemerataan digitalisasi.

“Ini masalah nasional, tetapi digitalisasi dan pengembangan teknologi tetap tidak bisa dihindari,” ucapnya.

Sementara itu, Director PT Visiniaga Mitra Kreasindo Leon Rumambi menyebut kemajuan teknologi harus dimanfaatkan secara maksimal, khususnya di sektor pendidikan.

Dia menilai pemerintah sebenarnya telah menyiapkan berbagai program untuk memperluas akses teknologi di seluruh Indonesia.

“Tinggal bagaimana sekolah, baik negeri maupun swasta, bisa mengejar dan memanfaatkan kemajuan tersebut untuk mempercepat proses pembelajaran,” kata dia.

Forum pendidikan di Surabaya membahas percepatan digitalisasi sekolah dan kesenjangan teknologi di Indonesia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |