jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur menyiapkan sejumlah SMA dan SMK negeri sebagai tempat transit peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar pada 27–31 Agustus 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan peserta muktamar, terutama di tengah keterbatasan akomodasi di Kabupaten Jombang.
Puncak Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Ribuan peserta dari berbagai daerah diperkirakan hadir dalam agenda lima tahunan organisasi tersebut.
Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai mengatakan seluruh SMA dan SMK negeri di Jawa Timur memberikan dukungan dengan menyiapkan fasilitas sekolah yang memungkinkan digunakan sebagai tempat transit.
"Kami support tempat-tempat transit di sekolah-sekolah bagi peserta muktamar yang membutuhkan istirahat dan salat, dan mungkin mereka akan mandi serta membersihkan diri," ujar Aries, Sabtu (22/8).
Menurut dia, fasilitas yang dapat digunakan peserta tidak hanya berupa ruang kelas. Masjid, kamar mandi, hingga toilet sekolah juga disiapkan bagi peserta yang membutuhkan tempat beristirahat, beribadah, maupun membersihkan diri selama perjalanan.
"Sekolah-sekolah kami terbuka bagi semua peserta muktamar, baik kelas-kelas yang kita siapkan maupun masjid, kamar mandi, dan toilet," katanya.
Dukungan tersebut disesuaikan dengan kondisi pembelajaran di masing-masing sekolah.



















































