jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Pendidikan Surabaya berencana melakukan mediasi antara yayasan yang menaungi SMP Katolik Angelus Custos dengan orang tua Steven Sukma Haryadi, siswa yang meninggal tersengat listrik di rooftop SMA Katolik Frateran.
SMP Katolik Angelus Custos sendiri berada di naungan Yayasan Mardi Wiyata.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Yusuf Masruh mengatakan mediasi itu dilakukan agar kasus itu bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
“Harapan saya begitu (bisa diselesaikan), secara kekeluargaan. Untuk kepentingan anak enggak ada benar dan salah. Ini kepentingan anak,” kata Yusuf, Senin (12/5).
Dia mengungkapkan sebelumnya pihaknya telah memanggil perwakilan dari yayasan sebanyak dua kali. Namun, yang datang hanya kepala sekolah SMPK Angelus Custos.
“Dua kali ketemu kepala sekolah. (Minta ketemu yayasan, tapi yang menemui selalu sekolah). Setelah itu kami coba ke yayasan, biar bisa sepakat. Waktu itu yayasan belum hadir, berhalangan. Ini kami undang lagi (rencana),” katanya.
Yusuf mengatakan rencananya akan memanggil pihak yayasan pada minggu ini.
“Segera lah (Minggu) ini kasihan. Agar sekolah, yayasan, dan orang tua ketemu,” ucap Yusuf.