bali.jpnn.com, DENPASAR - Pengawasan warga negara asing (WNA) di Bali memasuki babak baru.
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko melakukan pertemuan strategis dengan anggota DPD RI Dapil Bali, Ni Luh Djelantik, Kamis (16/4).
Fokusnya jelas, menyapu bersih wisatawan bermasalah dan memperkuat ekosistem pariwisata berkualitas di Pulau Bali.
Dalam pertemuan tersebut, Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menegaskan pemberlakuan selective policy secara ketat.
Ditjen Imigrasi tidak akan berkompromi dengan orang asing yang tidak membawa manfaat bagi daerah.
"Hanya orang asing yang memberikan manfaat yang bisa masuk ke Indonesia.
Yang berpotensi merugikan akan kami filter habis-habisan. Ini bukan sekadar administrasi, ini soal kedaulatan negara," ujar Hendarsam Marantoko.
Ni Luh Djelantik menegaskan posisinya untuk mengawal kinerja Imigrasi dengan sikap yang seimbang, mendukung inovasi, tetapi tetap kritis pada implementasi.


















































