jabar.jpnn.com, CIANJUR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengangkut sebanyak 16 ton sampah selama libur panjang Tahun Baru 2026.
Sampah tersebut berasal dari sejumlah titik keramaian, pusat kota, serta destinasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat saat malam pergantian tahun.
Kepala DLH Kabupaten Cianjur, Komarudin, mengatakan proses pengangkutan melibatkan 310 petugas kebersihan yang disiagakan sejak malam pergantian tahun hingga dua hari setelahnya.
“Sebagian besar sampah yang diangkut berasal dari pusat kota dan destinasi wisata, didominasi sampah plastik dan nonorganik. Kami pastikan selama dua hari terakhir sudah tidak ada tumpukan sampah di pusat keramaian maupun destinasi wisata,” ujar Komarudin di Cianjur, Minggu (4/1).
Seluruh sampah tersebut, kata dia, telah diangkut dan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Mekarsari di Kecamatan Cikalongkulon.
Komarudin menjelaskan, volume sampah selama libur panjang akhir tahun mengalami penurunan sekitar 20 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Dengan kondisi tersebut, tumpukan sampah di berbagai lokasi dapat ditangani dalam waktu relatif singkat.
“Dalam waktu dua hari, tumpukan sampah di sejumlah titik dapat teratasi berkat keterlibatan ratusan petugas kebersihan,” katanya.



















































