APBN 2026 Alokasikan Rp 4,6 Triliun untuk 23.250 Debitur KUR di Kaltim

4 hours ago 16

Minggu, 08 Maret 2026 – 10:20 WIB

APBN 2026 Alokasikan Rp 4,6 Triliun untuk 23.250 Debitur KUR di Kaltim - JPNN.com Kaltim

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kaltim Edih Mulyadi. Foto: M Ghofar/Antara

kaltim.jpnn.com, SAMARINDA - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 mengalokasikan nilai kredit usaha rakyat Rp 4,6 triliun untuk 23.259 debitur di Kaltim.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Kaltim Edih Mulyadi menyampaikan nilai KUR dialokasikan APBN untuk untuk pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di Kaltim sebesar Rp 4,6 triliun sebagai upaya meningkatkan kapasitas daya saing usaha melalui modal kerja dan investasi.

Penyaluran KUR ini antara lain bertujuan memacu sektor usaha produktif tumbuh lebih cepat, membantu pelaku UMK memperoleh modal untuk usaha produktif, menciptakan lapangan kerja baru, dan untuk meringankan beban bunga bagi pelaku usaha agar lebih fokus mengembangkan usaha.

"Nilai KUR sebesar itu anggarannya dipercayakan dikelola oleh sejumlah bank konvensional maupun bank berbasis syariah yang tersebar di kabupaten maupun kota di Kaltim," kata Edih Mulyadi di Samarinda, Minggu (8/3).

Pembiayaan modal usaha yang dialokasikan lewat bank konvensional total sebesar Rp 4,09 triliun bagi 20.935 debitur.

Kemudian pembiayaan yang dialokasikan lewat bank syariah senilai Rp 504,47 miliar untuk permodalan bagi 2.315 debitur.

Dia memerincikan untuk pembiayaan UMK dari bank konvensional yang sebesar Rp 4,09 triliun terdiri atas:

- Pembiayaan pelaku usaha super mikro senilai Rp 1,26 miliar bagi 99 debitur.

Kepala DJPb Kaltim Edih Mulyadi menyampaikan alokasi APBN 2026 untuk KUR Kaltim, simak selengkapnya

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Kaltim di Google News

Read Entire Article
| | | |