bali.jpnn.com, BADUNG - Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Bali mengapresiasi kolaborasi Coca-Cola System dan M Mart dalam meluncurkan inisiatif Recycle Me.
Program ini menghadirkan fasilitas drop box di gerai-gerai M Mart untuk memudahkan masyarakat mengembalikan kemasan botol PET pascakonsumsi agar dapat didaur ulang.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Ida Bagus Kade Wiranegara mewakili Kepala DLHK Bali I Made Dwi Arbani, mengungkapkan bahwa Bali saat ini menghadapi tantangan sampah yang terbilang besar.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), Bali menghasilkan sekitar 1,25 juta ton sampah per tahun.
Angka itu setara dengan 3.436 ton per hari, dengan porsi sampah plastik mencapai lebih dari 17 persen.
"Bali membutuhkan keterlibatan semua pihak untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kami mengapresiasi langkah Coca-Cola dan M Mart yang memberikan akses praktis bagi masyarakat.
Ini bukti nyata peran dunia usaha dalam mendukung ekonomi sirkular di Bali," ujar Ida Bagus Kade Wiranegara di Shelter Kebencanaan Arjuna, Seminyak, Badung, Bali, Jumat (7/8).
Melalui program Recycle Me, botol PET yang terkumpul dari gerai M Mart akan dikelola oleh Mahija Parahita Nusantara.


















































