banten.jpnn.com, TANGSEL - Teknologi Digital Dye-Sublimation Percepat Transformasi Industri Cetak Tekstil Asia Tenggara, Ungkap Laporan Epson-IDC
Teknologi digital dye-sublimation mencatat pertumbuhan pendapatan 8x lebih cepat dan membuka peluang ekspansi ke pasar bernilai tinggi seperti sportswear, homeware, dan footwear.
Keberlanjutan menjadi prioritas strategis, dengan manfaat bagi lingkungan dan kesehatan pekerja mendorong peningkatan operasional industri.
Epson, pemimpin global dalam teknologi pencetakan profesional merilis whitepaper terbaru hasil kolaborasi dengan International Data Corporation (IDC) berjudul Digital Sublimation Printing: Driving Customer Value, Sustainability, and Growth.
Berdasarkan survei regional terhadap pemilik dan pengambil keputusan perusahaan cetak tekstil di Indonesia, Filipina, dan Thailand, laporan ini menegaskan peran penting teknologi digital dye-sublimation dalam mentransformasi industri cetak tekstil Asia Tenggara.
Seiring meningkatnya ekspektasi pelanggan, tekanan ekonomi, serta tuntutan keberlanjutan, pelaku industri semakin beralih ke solusi digital canggih untuk mempertahankan daya saing.
Permintaan Kustomisasi dan Keberlanjutan Terus Meningkat
Minat terhadap solusi tekstil yang dapat dikustomisasi dan ramah lingkungan di Asia Tenggara mendorong peningkatan signifikan pengiriman printer digital dye-sublimation di kawasan Asia Pasifik, dari kurang dari 1.500 unit pada 2017 menjadi lebih dari 3.000 unit yang diproyeksikan pada akhir 2025 menurut IDC.
Penyedia layanan cetak kini menghadapi permintaan tinggi akan daya tahan produk, kualitas cetak superior, serta waktu produksi yang lebih cepat.

















































