Eri Cahyadi Turun Tangan, Kasus Nenek Elina Jadi Atensi Pemkot Surabaya

1 month ago 55

Sabtu, 27 Desember 2025 – 15:33 WIB

Eri Cahyadi Turun Tangan, Kasus Nenek Elina Jadi Atensi Pemkot Surabaya - JPNN.com Jatim

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Foto: Ardini Pramitha/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akhirnya merespons kasus dugaan pengusiran paksa dan perobohan rumah milik Elina Widjajanti (80) di Dukuh Kuwukan, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, yang diduga melibatkan oknum organisasi masyarakat Madura Asli Sedarah (Madas).

Eri memastikan kasus pembongkaran rumah tersebut telah ditangani oleh pihak kecamatan dan Polda Jawa Timur.

“Kalau ada kegiatan yang kemarin viral terkait nenek yang dilakukan (pengusiran) oleh ormas maka di Surabaya ini akan kita bentuk satgas antipreman,” kata Eri, Jumat (26/12).

Satgas Antipreman tersebut nantinya akan melibatkan unsur TNI, Polri, serta seluruh elemen dan suku yang ada di Kota Surabaya.

Menurut Eri, langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Kejadian ini sudah ditangani Polda, dan insyaallah saya akan datang langsung ke Polda Jatim agar menjadi atensi. Masalah ini harus cepat selesai supaya ada kepercayaan dan rasa aman bagi warga Surabaya,” ujarnya.

Eri menegaskan tindakan kekerasan terhadap warga Surabaya, terlebih terhadap seorang lansia, tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

“Kalau sampai seorang nenek itu dilakukan seperti itu, tetapi yang pasti warga Surabaya, kita jangan pernah terpecah belah,” tuturnya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi merespons kasus dugaan pengusiran Nenek Elina dengan membentuk Satgas Antipreman melibatkan TNI dan Polri.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |