jpnn.com, JAKARTA - Band death metal darkness asal Yogyakarta, Exhumation dan grup metal dari California, Funeral Chant segera melepas split album bertitel Sacred Oath: Temple of Death.
Album tersebut dijadwalkan resmi pada 3 April 2026 melalui Carbonized Records, label berbasis di California, Amerika Serikat.
Split album antara Exhumation dan Funeral Chant bermuara dari konsep dan narasi yang kuat.
Sacred Oath: Temple of Death menjadi pertemuan lintas benua untuk menghidupkan kembali spirit Bay Area Underground Metal sekaligus mempertemukan dua spektrum mistisisme: 'Timur dan Barat' yang menyatu dalam manifestasi serangan sonik death metal.
Narasi yang diusung Exhumation berakar dari glorifikasi dan romantisme kancah underground metal di Bay Area, yang menjadi salah satu fondasi ideologis utama melancarkan perlawanan terhadap arus utama.
Bukan tanpa alasan, Funeral Chant dan Carbonized Records dipilih menjadi aliansi baru lantaran keduanya bergerilya di dua simpul penting undergound metal di Teluk San Francisco: Oakland dan San Jose.
Karya tersebut menegaskan penghormatan Exhumation terhadap kancah yang melahirkan sejumlah band berpengaruh seperti Slayer, Possessed, dan Autopsy dengan pengaruh yang terus menggema melintasi batas ruang dan waktu.
Lebih dari sekadar glorifikasi nostalgia, Sacred Oath: Temple of Death juga membangun dialog tematik mendalam antara dua spektrum mistisisme dan kegelapan bernyawa yang diartikulasikan Exhumation dan Funeral Chant.




















































