Freeport Tebar 10.000 Anakan Ikan Barramundi dan 500 Kepiting Bakau di Muara Sungai Ajkwa

6 hours ago 16

Kamis, 22 Mei 2025 – 19:36 WIB

Freeport Tebar 10.000 Anakan Ikan Barramundi dan 500 Kepiting Bakau di Muara Sungai Ajkwa - JPNN.com Papua

Tim PT Freeport Indonesia (PTFI) saat proses pelepasan ikan barramundi dan kepiting bakau di perairan alami guna menambah populasi di area muara Sungai Ajkwa, Timika, Papua Tengah. Foto: Dok. Humas PTFI

papua.jpnn.com, TIMIKA - PT Freeport Indonesia (PTFI) berkomitmen menjaga kelestarian ekosistem perairan terutama di sekitar wilayah operasional perusahaan dengan menebar (restocking) sebanyak 10.000 ekor anakan ikan barramundi dan 500 ekor indukan kepiting bakau di Muara Sungai Ajkwa, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (19/5).

“Tujuan dari restocking ini adalah untuk menjaga populasi ikan barramundi dan kepiting bakau serta meningkatkan populasi ekosistem pesisir sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kamoro yang berdomisili di pesisir selatan Kabupaten Mimika. Kegiatan ini rencananya dilakukan setiap tahun hingga 2032,” kata Vice President Environmental PTFI Gesang Setyadi.

Dia menjelaskan upaya menebar benih ini didasarkan hasil penelitian yang rutin dilakukan oleh Universitas Papua (UNIPA).

Dari hasil penelitian ditemukan bahwa terjadi peningkatan kegiatan penangkapan ikan dan kepiting (overfishing) akibat meningkatnya permintaan dan populasi penduduk Kabupaten Mimika.

“Upaya restocking ikan dan mangrove ini tertuang dalam Persetujuan Teknis Pemulihan Ekosistem Mangrove yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan dan Kehutanan pada tahun 2023,” kata Gesang.

Sementara itu, Ketua SDGs Center Universitas Diponegoro Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto mengatakan upaya PTFI ini merupakan langkah strategis mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“Kegiatan ini memberikan berbagai manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi yang berkontribusi langsung terhadap pencapaian SDG 14 (Ekosistem Laut), SDG 1 (Pengentasan Kemiskinan), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim),” katanya.

Denny menjelaskan bahwa dari sisi ekologis, restocking berperan penting dalam pemulihan populasi spesies perairan, peningkatan keanekaragaman hayati, serta membantu menjaga keseimbangan fungsi ekosistem pesisir.

PT Freeport Indonesia (PTFI) berkomitmen melsestarikan ekosistem perairan dengan menebar ribuan anakan anakan ikan barramundi dan ekor indukan kepiting bakau.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |